RAKYATMONITORING|ROKAN HILIR – Menanggapi pemberitaan yang beredar terkait adanya keluhan sejumlah kepala sekolah mengenai komunikasi dan koordinasi di lingkungan SMP Negeri se-Kabupaten Rokan Hilir, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir, Leo Alhaksbi, S.Sos., memberikan klarifikasi.
Pada Rabu (5/8/2026), Leo menegaskan bahwa dirinya selama ini tetap menjalankan tugas dan fungsi pembinaan secara aktif serta berupaya memberikan respons terhadap berbagai persoalan yang disampaikan oleh pihak sekolah.
Menurutnya, komunikasi dengan kepala sekolah terus berjalan sebagaimana mestinya, baik melalui sambungan telepon, pesan singkat, maupun koordinasi langsung di kantor Disdikbud Rohil.
“Saya membantah anggapan bahwa saya sulit dihubungi atau tidak merespons persoalan yang terjadi di sekolah. Selama ini saya selalu berusaha memberikan tanggapan dan solusi terhadap berbagai permasalahan yang disampaikan oleh kepala sekolah, khususnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan di tingkat SMP,” ujar Leo.
Ia menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugas sebagai Kabid Pembinaan SMP, dirinya terbuka terhadap berbagai bentuk koordinasi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Bahkan, menurutnya, komunikasi secara langsung dinilai lebih efektif apabila persoalan yang dibahas membutuhkan penjelasan teknis maupun penyelesaian yang lebih mendalam.
“Apabila ada hal-hal yang bersifat penting dan berkaitan dengan kepentingan pendidikan, saya selalu membuka ruang komunikasi. Kepala sekolah juga dipersilakan datang ke kantor untuk berdiskusi dan berkoordinasi secara langsung sehingga persoalan yang ada dapat diselesaikan dengan baik dan tepat,” katanya.
Leo juga mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai Kabid Pembinaan SMP, dirinya kerap menerima telepon maupun konsultasi dari para kepala sekolah terkait berbagai persoalan teknis di lapangan. Menurutnya, setiap masukan, pertanyaan, maupun laporan yang disampaikan selalu diupayakan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku.
“Selama ini saya sangat responsif terhadap komunikasi dari kepala sekolah. Banyak kepala sekolah yang menghubungi saya untuk meminta arahan teknis maupun konsultasi terkait kegiatan pendidikan. Sepanjang saya tidak sedang berada dalam agenda kedinasan atau kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan, saya selalu berusaha memberikan respons secepat mungkin,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa dalam kondisi tertentu terdapat agenda rapat, kegiatan dinas luar, ataupun tugas lainnya yang mengharuskan dirinya tidak dapat langsung merespons komunikasi pada saat yang bersamaan. Namun demikian, hal tersebut menurutnya merupakan bagian dari dinamika pekerjaan dan bukan berarti mengabaikan kebutuhan koordinasi dari pihak sekolah.
Lebih lanjut, Leo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, komunikasi, serta pembinaan terhadap seluruh SMP di Kabupaten Rokan Hilir. Ia berharap seluruh pihak dapat terus membangun komunikasi yang baik demi mendukung kemajuan pendidikan dan peningkatan mutu layanan kepada peserta didik.
“Pada prinsipnya, kami di Disdikbud Rohil memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi dunia pendidikan. Karena itu, saya selalu terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan yang konstruktif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir,” tutupnya.













