RAKYATMONITORING|RANTAU BAIS – Semangat menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengembangkan potensi pariwisata daerah terus digaungkan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau.
Hal itu terlihat dalam kegiatan upgrading dan penghijauan yang digelar Himpunan Pelajar Mahasiswa Rokan Hilir (HIPEMAROHI) Pekanbaru di kawasan wisata Pulau Tilan, Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih.
Kegiatan yang dilaksanakan di bawah kepemimpinan Ketua HIPEMAROHI Pekanbaru Muhammad Yusuf melalui Kabinet Perjuangan Periode 2026–2028 tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk ikut mengambil peran dalam menjaga lingkungan sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata Rohil.
Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohil Khoirul Fahmi, ST, Ketua DWP PUPR Rohil Eka Sulastri, Penghulu Rantau Bais, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Danramil, Karang Taruna Kecamatan, perwakilan PT Salim Ivomas Pratama, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya semangat kolaborasi dalam menjaga kawasan wisata sekaligus memperkuat perhatian terhadap potensi Pulau Tilan sebagai salah satu destinasi wisata di Rokan Hilir.
Kadis PUPR Rohil Khoirul Fahmi mengapresiasi langkah HIPEMAROHI Pekanbaru yang memilih turun langsung ke daerah untuk melihat sekaligus ikut berkontribusi terhadap lingkungan dan potensi wisata.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam menjaga lingkungan merupakan langkah positif yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Potensi Pulau Tilan ini sangat besar. Karena itu, perlu dukungan dan kolaborasi semua pihak agar kawasan ini dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Khoirul Fahmi.
Ia juga mengajak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, mahasiswa dan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memberikan perhatian terhadap pengembangan Pulau Tilan.
Dengan pengelolaan yang baik dan kolaborasi lintas sektor, Pulau Tilan diharapkan semakin dikenal dan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Mahasiswa Kenalkan Potensi Daerah
Bagi HIPEMAROHI Pekanbaru, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat potensi daerah asal mereka.
Para mahasiswa berkesempatan melihat langsung kondisi kawasan Pulau Tilan serta berinteraksi dengan masyarakat Kepenghuluan Rantau Bais.
Keramahan masyarakat setempat menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, HIPEMAROHI Pekanbaru ingin menjadikan gerakan turun ke daerah sebagai bagian dari kontribusi mahasiswa dalam mengenal, merawat, sekaligus ikut mempromosikan potensi Rokan Hilir.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Pulau Tilan menyampaikan harapan agar perhatian terhadap kawasan wisata tersebut terus meningkat.
Dukungan pemerintah, mahasiswa, dunia usaha dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan pengelolaan wisata yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Pulau Tilan dinilai berpeluang untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Rokan Hilir.
Tanam Pohon, Rawat Alam dan Masa Depan Wisata
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di kawasan Pulau Tilan.
Penanaman pohon menjadi simbol kepedulian HIPEMAROHI Pekanbaru terhadap kelestarian lingkungan sekaligus komitmen untuk menjaga kawasan wisata tetap hijau dan asri.
Penghijauan juga diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tilan.
HIPEMAROHI Pekanbaru menilai pengembangan pariwisata tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fasilitas dan infrastruktur, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menjaga kelestarian alam.
Lingkungan yang terawat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan destinasi wisata yang nyaman, menarik dan berkelanjutan.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, mahasiswa, masyarakat, dunia usaha dan kelompok sadar wisata menjadi bagian penting dalam mendorong Pulau Tilan agar semakin berkembang.
Gerakan sederhana berupa penanaman pohon diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga alam merupakan bagian dari menjaga masa depan pariwisata Rokan Hilir.
Dari mahasiswa untuk daerah. Dari Pulau Tilan, menanam harapan untuk lingkungan dan pariwisata Rohil yang semakin maju.













