Bukan Tilang, Polisi Datang Bawa Sembako: Polantas Aceh Ketuk Pintu Rumah Warga Miskin

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMONITORING|ACEH BESAR — Biasanya polisi lalu lintas identik dengan peluit, helm, rambu, hingga penindakan di jalan raya. Namun, pemandangan berbeda terlihat di Desa Neuheun, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.

Bukan membawa surat tilang, personel Ditlantas Polda Aceh justru datang mengetuk pintu rumah warga dengan membawa sembako dan makanan.

Melalui program Jumat Berkah, Ditlantas Polda Aceh menyambangi masyarakat kurang mampu dan anak yatim yang mondok di Pesantren Babut Taqwa Ad-Daulah Tgk. Chik Gle Payong, Desa Neuheun, Jumat (4/9/2026).

Sebanyak 60 paket sembako dan 60 nasi kotak dibagikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Personel Polantas tidak hanya menunggu penerima datang. Mereka turun langsung ke rumah-rumah warga untuk menyerahkan bantuan sekaligus menyapa dan mendengarkan kondisi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., SIK., M.Si., selaku penanggung jawab. Turut hadir Kasi Dikmas Kompol Shaful Anam, STP., M.M., Ipda Ahmad Yani Lubis, Penda TK. I Abdurrahman, S.H., serta personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh.

Polisi Tak Hanya Hadir di Jalan

Jumat Berkah menjadi salah satu wujud nyata semangat “Polantas Aceh Hadir untuk Masyarakat”.

Lewat kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Aceh ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi tidak hanya dirasakan ketika masyarakat berada di jalan raya.

Polisi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan perhatian, kepedulian dan dukungan.

Semangat tersebut diwujudkan melalui konsep Polantas Saweu Gampong, dengan mendatangi langsung masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Yang kami lakukan hari ini bukan sekadar membagikan sembako dan nasi kotak. Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyapa mereka dan menunjukkan bahwa Polantas adalah bagian dari masyarakat,” demikian semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Mohamad Rapiqe atau yang biasa di sapa Pikeboy: Jangan Jadikan Erupsi Gunung sebagai Ladang Keuntungan, Masker Bukan Komoditas untuk Dipermainkan

Senyum Warga Jadi Balasan

Senyum dan ucapan terima kasih dari warga menjadi pemandangan yang menghangatkan dalam kegiatan tersebut.

Para penerima bantuan mengaku senang atas perhatian yang diberikan jajaran Ditlantas Polda Aceh. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bukti bahwa mereka tidak berjalan sendiri ketika menghadapi keterbatasan.

Hal serupa dirasakan anak-anak yatim yang sedang menuntut ilmu dan mondok di Pesantren Babut Taqwa Ad-Daulah Tgk. Chik Gle Payong.

Pimpinan pesantren dan masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ditlantas Polda Aceh. Mereka berharap kegiatan Jumat Berkah dapat terus dilaksanakan di waktu-waktu mendatang.

Dari Peluit ke Kepedulian

Kegiatan ini menjadi gambaran lain dari wajah Polantas.

Jika di jalan raya polisi bertugas memastikan masyarakat tertib dan selamat, maka di tengah masyarakat polisi juga berupaya membangun kedekatan dan kepedulian.

Pesannya sederhana: polisi bukan hanya hadir untuk menegakkan aturan, tetapi juga hadir untuk memberi manfaat.

Dari jalan raya menuju gampong, dari peluit menuju kepedulian, personel Ditlantas Polda Aceh terus membawa semangat untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Karena keselamatan di jalan adalah tugas, tetapi kepedulian kepada sesama adalah bagian dari kemanusiaan.

Melalui Jumat Berkah, Ditlantas Polda Aceh kembali menegaskan komitmennya:

“POLANTAS ACEH HADIR UNTUK MASYARAKAT.”

Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu
364 HEKTARE UNTUK RAKYAT, BUKAN KORPORASI! IPMKB-P: USIR PALMA AGUNG BERTUAH DARI BUMI LANCANG KUNING
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter
Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Karhutla
Polantas Karib Saweu Gampong, 60 Paket Sembako dan Nasi Kotak Dibagikan kepada Warga Duafa Banda Aceh
Danlanud Roesmin Nurjadin Tinjau Helikopter Water Bombing MI-8 AMT, Tekankan Safety dan Kesiapan Crew
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla di Enam Titik
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:23 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu

Sabtu, 12 September 2026 - 10:22 WIB

364 HEKTARE UNTUK RAKYAT, BUKAN KORPORASI! IPMKB-P: USIR PALMA AGUNG BERTUAH DARI BUMI LANCANG KUNING

Sabtu, 12 September 2026 - 10:08 WIB

Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi

Sabtu, 12 September 2026 - 08:51 WIB

Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter

Sabtu, 12 September 2026 - 08:49 WIB

Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru