LSM KCBI Bongkar Dugaan Kongkalikong Ratusan Miliar di Proyek BRIN

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat monitoring.Com| BOGOR

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terseret dugaan praktik tidak sehat dalam pengadaan barang dan jasa.

LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Cabang Bogor menemukan 3 paket proyek senilai total lebih dari Rp256 Miliar yang diduga kuat sarat pengaturan pemenang.

LSM KCBI mendesak KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri segera membentuk tim khusus untuk mengaudit investigatif pengadaan di BRIN.

3 Kejanggalan yang Ditemukan KCBI

1. Tender Green House Rp?? Miliar Dibatalkan Sepihak

Kode: 2701362. Alasan LPSE: “Perselisihan PA/KPA dengan PPK”.

“Pembatalan di tahap akhir ini modus klasik. Dugaan kuat ada tarik-menarik kepentingan menentukan pemenang,” kata Ketua KCBI Cabang Bogor, Agussandi Marpaung, S.H.

 

2. Pengadaan Kandang Primata ABSL3 Rp69,6 Miliar

Kode: 7115760. HPS Rp69.619.200.000. Dimenangkan PT Tamaro Jaya Indonesia Rp66.068.620.800.

“Ini fasilitas laboratorium risiko tinggi. Jangan sampai keselamatan riset nasional dipertaruhkan karena pemenangnya ‘titipan’,” tegas Agussandi.

3. Dugaan ‘Tender Kurung’ Proyek Rp186,5 Miliar

Pagu: Rp186.500.000.000. Sejumlah BUMN Karya dan kontraktor besar mendadak gugur dengan skor 0% di tahap evaluasi.

“Ini bukan kompetisi. Ini skenario. Pola tender kurung untuk satu pemenang sudah telanjang,” ujarnya.

Desak APH Jemput Bola

“Uang riset itu uang pajak rakyat. Jangan jadikan BRIN pasar proyek,” ujar Agussandi di Bogor, Senin (6/7/2026).

Ia menuntut APH segera memeriksa PPK, Pokja Pemilihan, hingga Kepala Biro Pengadaan BRIN.

“Kami akan layangkan laporan resmi ke Kejaksaan dalam waktu dekat. Kami kawal sampai ada tersangka,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Biro BMN dan Pengadaan BRIN belum memberikan klarifikasi. (C)

Baca Juga:  *AMKAR RIAU Gelar Aksi di Polda Riau, Desak Pengusutan Dugaan Mafia Tanah di Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir*
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Ibnu Satya Picu Sorotan, Menteri Imipas Didesak Evaluasi dan Copot Kalapas serta KPLP Lapas Pekanbaru Jika Terbukti Lalai
Selaraskan Arah Kebijakan dan Penguatan Tugas Fungsi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Beserta Jajaran Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan
Dampingi Kakanwil Audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kalapas Kelas 1 Bandar Lampung Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Petani Plasma Kubu dan Kuba Datangi DPRD Rohil, Tuntut Transparansi Kebun Plasma PT JJP
Polsek Bangko dan Kelompok Tani Tanam Jagung di Pekaitan, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Humanis, Kepala Kesatuan Pengamanan Bersama Jajaran Pejabat Struktural Pimpin Deteksi Dini Blok Hunian
KODE SULSEL SIAPKAN ADUAN KE KPK, KPPU, DAN LKPP TERKAIT PENGADAAN RP210 MILIAR DPRD SULSEL
‎Sinergi Pencegahan Dini: Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri Bersama Aliansi Pejuang Tanah Melayu Riau Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:22 WIB

Kasus Ibnu Satya Picu Sorotan, Menteri Imipas Didesak Evaluasi dan Copot Kalapas serta KPLP Lapas Pekanbaru Jika Terbukti Lalai

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:39 WIB

Selaraskan Arah Kebijakan dan Penguatan Tugas Fungsi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Beserta Jajaran Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:43 WIB

Petani Plasma Kubu dan Kuba Datangi DPRD Rohil, Tuntut Transparansi Kebun Plasma PT JJP

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:37 WIB

Polsek Bangko dan Kelompok Tani Tanam Jagung di Pekaitan, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:43 WIB

Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Humanis, Kepala Kesatuan Pengamanan Bersama Jajaran Pejabat Struktural Pimpin Deteksi Dini Blok Hunian

Berita Terbaru