RAKYATMONITORING|ROKAN HILIR – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk bagi sekolah yang berada di wilayah pesisir dan membutuhkan perhatian dalam peningkatan fasilitas.
Salah satu sekolah yang menjadi perhatian adalah SMP Negeri 1 Atap Kecamatan Sinaboi. Setelah sebelumnya direncanakan mendapat dukungan pembangunan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hilir, sekolah tersebut akhirnya mendapatkan program revitalisasi melalui Jalur Bantuan Presiden (Banpres) Tahun Anggaran 2026–2027.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hilir, Leo, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan SMP Negeri 1 Atap Sinaboi melalui APBD Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kurang lebih Rp700 juta.
Namun, dalam prosesnya ditemukan adanya persoalan pada aspek perencanaan sehingga anggaran pembangunan tersebut harus dibatalkan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil menghentikan upaya untuk meningkatkan fasilitas sekolah tersebut. Pemerintah daerah kemudian kembali memperjuangkan pembangunan SMP Negeri 1 Atap Sinaboi melalui program revitalisasi Jalur Banpres.
“Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2026 sebenarnya sudah menganggarkan pembangunan SMP Negeri 1 Atap melalui APBD daerah kurang lebih Rp700 juta. Namun, karena ada kesalahan dalam perencanaan, anggaran tersebut kita batalkan,” ujar Leo, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, pembatalan anggaran APBD tersebut bukan berarti kebutuhan pembangunan sekolah diabaikan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil tetap mencari alternatif pembiayaan dengan mengusulkan sekolah tersebut melalui program revitalisasi Jalur Banpres untuk Tahun Anggaran 2026–2027.
“Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir tetap mengusulkan sekolah tersebut melalui bantuan revitalisasi Jalur Banpres untuk tahun 2026–2027. Alhamdulillah, SMP Negeri 1 Atap Kecamatan Sinaboi akhirnya mendapatkan revitalisasi melalui Jalur Banpres,” tegas Leo.
Ia mengatakan, keberhasilan mendapatkan program revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperjuangkan peningkatan kualitas fasilitas pendidikan, khususnya bagi sekolah yang membutuhkan dukungan pembangunan.
Leo menegaskan bahwa sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang aman, nyaman dan kondusif. Karena itu, berbagai kebutuhan sekolah terus dipetakan dan diusulkan sesuai kondisi serta skala prioritas.
“Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berkaitan dengan tenaga pendidik dan kurikulum, tetapi juga harus didukung sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, kebutuhan sekolah terus kami perjuangkan melalui berbagai sumber pembiayaan yang tersedia,” jelasnya.
Ia berharap revitalisasi SMP Negeri 1 Atap Sinaboi nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kenyamanan siswa dan tenaga pendidik dalam melaksanakan aktivitas pendidikan.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Rokan Hilir. Kami ingin anak-anak di seluruh wilayah Rohil, termasuk di Kecamatan Sinaboi, mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan kesempatan belajar yang sama,” pungkas Leo.
Dengan terealisasinya bantuan revitalisasi Jalur Banpres tersebut, pembangunan fasilitas SMP Negeri 1 Atap Sinaboi diharapkan dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari penguatan kualitas pendidikan di wilayah pesisir Kabupaten Rokan Hilir.
Editor: Redaksi













