RAKYATMONITORING|ROKAN HILIR – Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor di tingkat daerah. Di Kabupaten Rokan Hilir, sinergi antara Polsek Bangko dan kelompok tani kembali terlihat melalui kegiatan pembersihan lahan jagung yang menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Kecamatan Pekaitan, Jumat (24/7/2026), dengan melibatkan Bhabinkamtibmas setempat, Aiptu Azmir, bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan para anggota kelompok tani.
Pembersihan dilakukan pada lahan seluas sekitar dua hektare yang dipersiapkan sebagai area budidaya jagung produktif. Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu fokus pembangunan pemerintah.
Kehadiran Polri melalui peran aktif Bhabinkamtibmas tidak hanya menjadi bentuk pendampingan kepada masyarakat, tetapi juga wujud komitmen dalam mendukung sektor pertanian sebagai fondasi penting ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, perkembangan tanaman jagung menunjukkan kondisi yang sangat baik. Pertumbuhan tanaman terlihat seragam, sehat, serta didukung warna daun yang hijau dan segar. Hingga saat ini, belum ditemukan indikasi serangan hama maupun penyakit yang berpotensi menghambat produktivitas tanaman.
Selain itu, kondisi lahan juga terpantau terawat dengan baik. Kelompok tani secara konsisten melakukan pengolahan tanah, penyiangan gulma, serta perawatan rutin guna memastikan tanaman memperoleh ruang tumbuh yang optimal.
Capaian pada fase awal pertumbuhan ini menjadi indikator positif bagi keberhasilan Program Ketahanan Pangan di wilayah Pekaitan. Dengan pengelolaan yang terencana dan dukungan seluruh pihak, peluang untuk memperoleh hasil panen yang maksimal semakin terbuka.
Sinergi antara Polri dan masyarakat tersebut menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong mampu memperkuat ketahanan pangan daerah. Tidak hanya menjaga ketersediaan bahan pangan, kolaborasi ini juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat perekonomian lokal, serta mendukung terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Rokan Hilir.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.













