900 Hektare Masih Terbakar, Kodam XIX Tuanku Tambusai Percepat Penanganan Karhutla Riau

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat Monitoring.Com| PEKANBARU

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Rsn, Kota Pekanbaru, Senin (24/8/2026). Rapat dihadiri Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo bersama jajaran pemerintah pusat, TNI-Polri, dan Forkopimda Riau untuk memperkuat penanganan karhutla.

Dalam rapat, Kalaksa BPBD Riau M. Edy Afrizal melaporkan hingga 23 Agustus 2026 tercatat 10.514 hotspot sejak Januari, dengan 521 titik terbakar. Luas lahan terbakar mencapai 16.277,50 hektare, sementara sekitar 900 hektare masih terbakar di tujuh titik pada empat kabupaten.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan kondisi lahan yang lebih kering membutuhkan langkah terpadu melalui pengerahan kekuatan darat dan udara.

«“Tindakan efektif dengan melakukan IMC karena kadar tanah di Riau tahun ini lebih kering. Titik yang tidak terjangkau pasukan darat dibantu dengan helikopter water bombing untuk memutus luasan kebakaran,” ujar Pangdam.»

Untuk kawasan gambut, pengendalian diperkuat melalui pembangunan sekat kanal selebar 5–7 meter dengan mengerahkan 15 unit ekskavator. Dukungan udara juga disiapkan melalui rencana penambahan helikopter water bombing.

Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan menyampaikan bahwa sejak 2025 hingga 2026 telah terdapat 94 laporan polisi dengan 106 tersangka. Khusus 2026, tercatat 33 laporan polisi dengan 36 tersangka dan luas terbakar 806,57 hektare.

Presiden Prabowo memberikan arahan tegas agar penanganan dilakukan sejak dini. Pemerintah diminta menyiapkan 500 sumur bor, 700 tabung oksigen, serta dua helikopter water bombing. Aparat juga diperintahkan mencegah setiap bentuk pembakaran lahan dan menindak tegas korporasi yang terbukti melanggar, termasuk pencabutan izin.

Rapat berakhir pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Penanganan karhutla selanjutnya diarahkan pada percepatan pemadaman, penguatan pencegahan, dukungan operasi darat dan udara, serta penegakan hukum secara terpadu***

Baca Juga:  Kaster TNI Bersama Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadirkan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial bagi Warga Dabo Singkep
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemantauan Lahan Jagung di Pekaitan, Bhabinkamtibmas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal
Sinergi TNI-Polri dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Rimba Panjang
Kolaborasi di Tengah Kobaran Api, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Unsur Gabungan Tangani Karhutla Secara Terpadu di Bengkalis
Kapolsek Ujung Batu Serahkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran di Desa Ngaso
TNI dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dikendalikan
POLANTAS ACEH UNTUK MASYARAKAT: EDUKASI KAMSELTIBCAR LANTAS, SAFETY RIDING DAN PEDULI LINGKUNGAN BERSAMA PELAJAR
53 Petenis Senior dan 42 Tim Berebut Gelar Piala Pangdam XIX/TT
Karhutla Kerumutan Jadi Perhatian, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Turun Langsung ke Lokasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:35 WIB

900 Hektare Masih Terbakar, Kodam XIX Tuanku Tambusai Percepat Penanganan Karhutla Riau

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:06 WIB

Pemantauan Lahan Jagung di Pekaitan, Bhabinkamtibmas Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Optimal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Kolaborasi di Tengah Kobaran Api, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Unsur Gabungan Tangani Karhutla Secara Terpadu di Bengkalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 05:31 WIB

Kapolsek Ujung Batu Serahkan Bantuan Sosial kepada Korban Kebakaran di Desa Ngaso

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:49 WIB

TNI dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dikendalikan

Berita Terbaru