Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen

- Penulis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat monitoring.Com| PEKANBARU

Penindakan pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Provinsi Riau menunjukkan peningkatan pada hari ketiga pelaksanaan. Berdasarkan data Ditlantas Polda Riau, jumlah penindakan melalui tilang meningkat 46 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, sedangkan pemberian teguran naik 36 persen.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, tersebut merupakan upaya Polda Riau untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan, menekan angka kecelakaan, serta mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.

Pada Rabu (28/10/2026), personel Direktorat Lalu Lintas Polda Riau terus mengintensifkan pengawasan dan pelayanan di sejumlah ruas jalan. Kegiatan meliputi pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, edukasi keselamatan, hingga penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas.

Pengawasan diprioritaskan pada titik rawan kecelakaan (black spot), lokasi rawan gangguan lalu lintas (trouble spot), kawasan sekolah, persimpangan, pasar, serta jalan arteri yang berpotensi mengalami kemacetan maupun kecelakaan.

Berdasarkan data penindakan, jumlah tilang meningkat dari 370 kali pada periode yang sama tahun 2025 menjadi 541 kali pada 2026. Angka tersebut bertambah 171 penindakan atau sekitar 46 persen. Sementara itu, jumlah teguran naik dari 650 menjadi 881, bertambah 231 penindakan atau sekitar 36 persen.

Peningkatan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Ditlantas Polda Riau untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Penegakan hukum tetap dilaksanakan secara profesional dan proporsional, dengan mengedepankan pencegahan serta edukasi kepada pengguna jalan.

Selain penindakan, petugas juga melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi pengemudi angkutan orang dan barang, khususnya terkait kelelahan, konsentrasi, dan kebugaran. Pemeriksaan visual kendaraan serta ramp check bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait turut dilakukan untuk memastikan kelayakan kendaraan dan pemenuhan standar keselamatan.

Upaya pencegahan kecelakaan diperkuat melalui pembinaan kepada perusahaan otobus, operator angkutan dan logistik, serta mitra transportasi. Ditlantas Polda Riau juga memutakhirkan pemetaan lokasi rawan kecelakaan dan gangguan lalu lintas dengan memanfaatkan data IRSMS, hasil observasi, dan temuan di lapangan.

Pemeriksaan turut mencakup kondisi infrastruktur jalan, mulai dari rambu, marka, penerangan, genangan air, lubang jalan, hingga perlintasan. Hasil pemantauan menjadi dasar penyampaian rekomendasi penanganan kepada instansi berwenang.

Baca Juga:  Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Rapat Evaluasi Progjagar Semester I TA 2026, Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas Program Kerja

Di sisi lain, petugas melakukan penanganan terhadap hambatan arus lalu lintas, seperti kendaraan mogok, parkir yang mengganggu, dan genangan air. Apabila diperlukan, penataan maupun rekayasa lalu lintas sementara dilakukan melalui koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Pemantauan melalui K3I, RTMC, dan e-Turjawali juga dioptimalkan untuk mendukung deteksi dini, mempercepat respons terhadap gangguan lalu lintas, serta memastikan penanganan di lapangan berjalan secara terkoordinasi.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Gathut Bowo Supriyono, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan budaya dalam berkendara.

“Penegakan hukum merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat. Namun, tujuan yang lebih penting adalah membangun kesadaran bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami terus mengedepankan edukasi, pencegahan, dan penindakan secara profesional untuk menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di wilayah Riau,” tegasnya.

Gathut juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk perilaku tertib berlalu lintas sejak dini. Menurutnya, orang tua memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan mengawasi anak-anak, baik di rumah maupun di lingkungan tempat tinggal.

“Kami berharap para orang tua aktif mengingatkan anak-anak tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Pastikan mereka menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara sepeda motor, tidak mengendarai kendaraan sebelum memenuhi persyaratan usia dan memiliki SIM, serta memahami risiko dari perilaku berkendara yang tidak aman,” ujarnya.

Ia menambahkan, keteladanan orang tua dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah pelanggaran, khususnya yang melibatkan anak-anak dan remaja. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat diharapkan mampu membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.

Melalui Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Ditlantas Polda Riau berkomitmen mengintegrasikan pengawasan, edukasi, pencegahan, penegakan hukum, dan pelayanan kepada masyarakat guna mewujudkan keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

Polisi Bersama Masyarakat, Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan. (***)

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Distribusi 260 Papan Peringatan Karhutla di Riau
Perkuat Mitigasi Karhutla, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Pelepasan 260 Papan Peringatan di Riau
Garjas Periodik Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Ukur Kesiapan Fisik Prajurit
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapan Wilayah Pertahanan melalui Penyusunan RRWP
Lanud Roesmin Nurjadin Gelar Latihan Penanganan Pasca Forced Down
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Sertijab, Empat Perwira Tempati Jabatan Baru
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Cek Titik Hotspot Karhutla di Inhil, 3 Hektare Lahan Terbakar
Kasdam XIX/Tuanku Tambusai Cek Kesiapan Operasional Yonif 132/BS di Kabupaten Kampar
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Tilang Naik 46 Persen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Distribusi 260 Papan Peringatan Karhutla di Riau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Perkuat Mitigasi Karhutla, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Pelepasan 260 Papan Peringatan di Riau

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Garjas Periodik Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Ukur Kesiapan Fisik Prajurit

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Kesiapan Wilayah Pertahanan melalui Penyusunan RRWP

Berita Terbaru