RAKYATMONITORING|PEKANBARU – Semangat menjaga keluhuran adat dan budaya Melayu terus diperkuat oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hulubalang Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melalui kunjungan silaturahmi ke Balai Adat LAMR Provinsi Riau.
Kunjungan yang dipimpin langsung Panglima Besar Hulubalang LAMR, Datuk Muhammad Nasir, bersama jajaran pengurus tersebut disambut Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Provinsi Riau, Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf, dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Silaturahmi itu menjadi momentum penting bagi Hulubalang untuk memohon tunjuk ajar dan nasihat dari pemangku adat tertinggi di Bumi Lancang Kuning. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen agar setiap program dan gerak langkah organisasi tetap berlandaskan nilai, norma, serta falsafah adat Melayu yang diwariskan para pendahulu.
Dalam kesempatan tersebut, Datuk Muhammad Nasir menyampaikan penghormatan dan apresiasi atas petuah yang diberikan. Menurutnya, arahan dari para pemangku adat menjadi pedoman berharga bagi Hulubalang dalam menjalankan tugas menjaga kehormatan, adab, dan marwah Melayu di tengah dinamika perkembangan zaman.
“Hulubalang akan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai adat Melayu serta siap mengawal dan menjaga kehormatan budaya yang menjadi identitas masyarakat Riau,” ujarnya.
Sementara itu, Datuk Seri Raja Marjohan Yusuf menekankan pentingnya memperluas jalinan silaturahmi dan kemitraan dengan berbagai unsur pemerintahan serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kota Pekanbaru.
Menurutnya, sinergi yang kuat antara lembaga adat dan unsur pimpinan daerah akan memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat persatuan masyarakat, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Melalui pertemuan tersebut, Hulubalang LAMR juga menegaskan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah tanpa meninggalkan jati diri dan nilai-nilai luhur budaya Melayu.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol eratnya hubungan antara pemangku adat dan Hulubalang LAMR dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya Melayu untuk generasi mendatang.













