Polres Kampar Terkesan Tutupi Penyebab Kematian Tahanan Dalam Sel

- Penulis

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat monitoring.Com| Kampar

Masyarakat minta kejelasan dari Polres Kampar atas penyebab meninggalnya seorang tahanan di Polres.Tahanan tersebut adalah tersangka kasus Narkoba yang tinggal di Kampar kiri.Tersangka meninggal pada hari Minggu (5/7/2026).

Menurut masyarakat sudah seharusnya Polres Kampar memberikan penjelasan yang masuk akal atas meninggalnya tahanan tersebut.Apalagi jika memang sakit kenapa tak dirawat atau mendapat penanganan medis,bukan malah dibiarkan meninggal di penjara.Apalagi saat ini Polres Kampar terkesan menutupi peristiwa itu tanpa ada keterangan pasti soal tahanan meninggal dan alasan meninggal.

“Selaku masyarakat kita tentu perlu penjelasan dan informasi yang benar dari Polres Kampar.Mengapa seorang tahanan bisa meninggal tanpa sebab.Apakah tahanan itu bukan manusia yang harus dipenuhi hak hak asasinya termasuk pemenuhan hak kesehatan,ujarnya.

“Tapi kenapa bisa ada yang meninggal tanpa ada penanganan kesehatan.Kalau memang sakit kenapa tidak dirawat.Seharusnya dia ditangani medis jika ada gejala sakit,bukan malah membiarkan hingga meninggal di tahanan,”lanjutnya.

“Kami takut, tindakan lama kembali dilakukan oleh Polres Kampar dengan melakukan penyiksaan dalam memperoleh keterangan.Apalagi yang meninggal adalah tahanan pelaku penyalahgunaan narkoba.Kami takut pelaku jadi korban untuk mengorek informasi.Seharusnya hal itu tak boleh terjadi, Polisi lebih kreatif dalam mencari informasi bukan dengan penyiksaan.Hal hal primitif tersebut tak boleh lagi terjadi, ucapnya

“Selain itu kami juga mendengar bahwa para tahanan yang ditahan polres Kampar diminta menyerahkan upeti biar bisa aman di dalam sel.Jika tidak membayar maka para tahanan diduga akan diintimidasi dan dipersulit disana.Banyak para tahanan terpaksa membayar upeti tersebut agar bisa sedikit bernafas lega.Apakah hal ini dibenarkan.Seharusnya prilaku ini tak boleh terjadi lagi.Polisi harus profesional dan presisi dalam menjalankan tugasnya.”

Baca Juga:  Polsek Cerenti Tindak Lanjuti Laporan Contact Center 110, Empat Rakit PETI Dimusnahkan di Desa Pulau Busuk

Untuk memastikan hal ini awak media coba mengkonfirmasi melalui Kapolres AKBP Boby Sembayang dan Kasat Tahti Iptu Joko Sumarno.Namun bukan menjawab secara gamblang persoalan tersebut, Kapolres Kampar AKBP Boby Sembayang malah memerintahkan staf Humas untuk mengklarifikasi pertanyaan awak media.Menurut staf Humas bernama Adi Suryana,tahanan tersebut meninggal karena sakit.

“Izin bang.Tadi apa ada konfirmasi sama pak Kapolres.Beliau menyuruh saya untuk menjawab pertanyaan tersebut.Kapolres saat ini lagi sibuk mempersiapkan agenda kedatangan Kapolri.Jadi beliau belum bisa memberikan jawaban,ujar Adi Suryana.

“Soal tahanan yang meninggal itu penyebabnya adalah karena sakit.Saat ditangkap tahanan tersebut memang sudah dalam kondisi sakit.Jadi penyakit itulah yang menyebabkan tahanan itu meninggal.”

Jawaban yang diberikan oleh Humas ini menjelaskan bahwa tahanan meninggal karena sakit.Hanya saja jika memang sakit kenapa tak ada dilakukan perawatan.Hal yang terjadi malah sebaliknya,setelah tahanan meninggal baru dibawa kerumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.Padahal menurut informasi saat dibawa tahanan diduga telah meninggal dunia.Selain itu Polres Kampar juga terkesan menutupi persoalan ini sehingga tak ada keterangan atau informasi soal tahanan yang meninggal dalam sel Polres Kampar dan penyebabnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kerahkan Ratusan Personel Bersihkan Dua Fasilitas Publik Strategis di Pekanbaru
Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Lat Ops Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perketat Pengendalian Program dan Anggaran 2026, Pastikan Kinerja Tepat Sasaran
‎Polsek Sungai Apit Kawal Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Penanaman 5 Ribu Bibit Mangrove Berlangsung Aman dan Kondusif
Polisi Gagalkan Pengiriman Klewang 1,3 Meter ke Remaja di Kudus, Terungkap Dibeli Lewat Marketplace untuk Koleksi
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Pengendalian Program dan Implementasi Doktrin TNI AD
Sorotan Lampu Alat Berat Gagalkan Serangan Harimau, Hari Harianto Selamat
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:05 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kerahkan Ratusan Personel Bersihkan Dua Fasilitas Publik Strategis di Pekanbaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:51 WIB

Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Lat Ops Terintegrasi dan Kesiapan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 132/Bima Sakti

Senin, 27 Juli 2026 - 03:47 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perketat Pengendalian Program dan Anggaran 2026, Pastikan Kinerja Tepat Sasaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:43 WIB

‎Polsek Sungai Apit Kawal Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026, Penanaman 5 Ribu Bibit Mangrove Berlangsung Aman dan Kondusif

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:04 WIB

Polisi Gagalkan Pengiriman Klewang 1,3 Meter ke Remaja di Kudus, Terungkap Dibeli Lewat Marketplace untuk Koleksi

Berita Terbaru