Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Bengkalis dan Meranti

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMONITORING|BENGKALIS – Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama unsur terkait terus melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti, Minggu (13/9/2026). Sekitar 12 hektare lahan menjadi sasaran penanganan melalui pemadaman dan pendinginan di dua wilayah tersebut.

Di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, tim gabungan masih menyisir titik-titik asap pada lahan seluas sekitar tujuh hektare. Dari luasan tersebut, sekitar lima hektare telah berhasil ditangani, sedangkan dua hektare lainnya masih menjadi fokus pendinginan.

Kondisi lahan gambut, terbatasnya sumber air, cuaca panas serta tiupan angin menjadi tantangan dalam proses penanganan. Untuk menjangkau lokasi, petugas membuka jalur darurat dengan melakukan penebasan, menyekat area yang masih berasap serta melakukan pemadaman apabila titik api kembali muncul.

Sementara itu, penanganan juga berlangsung di Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kebakaran yang muncul dari kawasan semak belukar berdampak pada lahan sekitar lima hektare. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan karena sejumlah titik masih mengeluarkan asap.

Keterbatasan sumber air di lokasi disiasati dengan pembuatan embung. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat agar proses pemadaman dan pendinginan berjalan efektif.

“Fokus kami memastikan titik asap benar-benar tertangani dan mencegah api kembali muncul maupun meluas. Kondisi gambut kering dan keterbatasan air menjadi tantangan, namun penanganan di lapangan terus dilakukan bersama seluruh unsur terkait,” ujar personel Kodim 0303/Bengkalis di lokasi.

Penanganan akan terus dilanjutkan melalui penyisiran dan pendinginan hingga area terdampak dipastikan aman serta tidak lagi berpotensi memunculkan titik api baru***

Baca Juga:  Kapolsek Ujung Batu Tinjau Perkembangan Jagung Hibrida Program Ketahanan Pangan, Tinggi Tanaman Capai 2,5 Meter
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM KCBI: Diduga Open Dumping Ilegal 20 Tahun, Pengelolaan TPA Hariara Pintu Samosir Terancam Pidana 10 Tahun
Sejumlah Mobil Langsir Modifikasi Tanpa Nomor Polisi Diduga Berulang Mengisi BBM Bersubsidi di Ukui
Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu
364 HEKTARE UNTUK RAKYAT, BUKAN KORPORASI! IPMKB-P: USIR PALMA AGUNG BERTUAH DARI BUMI LANCANG KUNING
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter
Lanud Roesmin Nurjadin Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Karhutla
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:23 WIB

LSM KCBI: Diduga Open Dumping Ilegal 20 Tahun, Pengelolaan TPA Hariara Pintu Samosir Terancam Pidana 10 Tahun

Minggu, 13 September 2026 - 15:19 WIB

Sejumlah Mobil Langsir Modifikasi Tanpa Nomor Polisi Diduga Berulang Mengisi BBM Bersubsidi di Ukui

Minggu, 13 September 2026 - 13:04 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Bengkalis dan Meranti

Minggu, 13 September 2026 - 06:30 WIB

Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali

Sabtu, 12 September 2026 - 11:23 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu

Berita Terbaru