Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas

- Penulis

Jumat, 6 November 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat Monitoring.Com| Petani

Tanggapi Berita Peredaran Narkoba yang diduga terjadi di seputaran Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan kabupaten Bengkalis dan cukup membuat resah warganya khususnya para orang tua yang masih mempunyai anak remaja, Rasikun selaku Kades petani akhirnya buka suara dan meminta kepada seluruh Aparat Penegak Hukum bertindak tegas dan terus mengejar para bandar narkoba yang diduga sekarang ini sedang melakukan transaksi jual beli narkoba di wilayah desa yang saat ini dirinya pimpin .

Bagaimana tidak walaupun sempat diberitakan, Sampai saat ini aktifitas UJ cs dalam mengedarkan Narkotika di wilayah desa petani diduga masih berjalan lancar , Hal inilah yang membuat Kades Petani meminta para Aparat Penegak Hukum dapat turun langsung kelapangan melakukan pengintaian terhadap para bandar narkoba yang masih juga terus nekat menjajakan barang haramnya sepaya dapat segera ditangkap .

Dengan demikian keresahan serta kekhawatiran warga desanya selama ini akan ancaman bahaya Narkoba setidaknya bisa berkurang ,” Ucapnya.

kepada awak media saat dikonfirmasi melalui saluran telepon pada hari Kamis 5 November 2026 sekitar pukul 10.00 wib. Bapak Rasikun selaku Kades desa petani meminta dengan sangat agar para bandar narkoba yang ada di desanya segera ditangkap.

Dirinya juga berharap kepada masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam memberikan informasi kepada aparat kepolisian terkait adanya aktivitas jual beli narkoba yang terjadi di sekitar tempat tinggalnya.

Walaupun Giat UJ cs yang diduga mengedarkan Narkoba di desanya sampai sekarang sangat sulit diungkap lantaran dinilai sangat rapi dalam beraksi , dengan adanya dukungan dari para warga, Insyaallah para pelaku Narkoba ini pasti akan segera tertangkap ,” Imbuhnya.

Diakhir Kalimatnya Kades Petani juga mengucapkan ribuan terimakasih serta berikan Apresiasi yang sangat besar kepada para jajaran aparat kepolisian yang saat ini dinilai sangatlah membantu dalam memberantas peredaran narkoba yang ada di desanya baik dari jajaran Polsek maupun Polres Bengkalis yang tak jarang melakukan pengungkapan serta penangkapan terhadap para bandar Narkoba sehingga dengan demikian setidaknya ancaman bahaya Narkoba di desa kami dapat teratasi sedikit demi sedikit.

” Untuk itulah saya selaku Kades Petani sangatlah berharap agar kiranya bapak – bapak kepolisian bersedia terus membantu dalam melakukan penelusuran serta dengan segera menangkap rombongan UJ cs yang diduga terlibat dalam mengedarkan Narkoba di Desa Petani sehingga Desa kami bisa menjadi desa yang bersih dari ancaman bahaya Narkoba,Sebagaimana Progam dari Bapak Kapolri terkait pemberantasan Narkoba yang disebut dengan program Desa Bersinar ( Bersih Narkoba) yang mana progam tersebut sangatlah sesuai dengan visi dan misi Bupati Bengkalis dalam Langkah dan Komitmennya Menciptakan Bengkalis Bersih Narkoba (Bersinar) ,” Tutupnya.

Baca Juga:  ADA APA DENGAN OPD ROHIL? RDP KONFLIK AGRARIA MEMANAS, MASYARAKAT DESAK KEJELASAN STATUS LAHAN EKS HGU PT SALIM IVOMAS PRATAMA

Senada dengan yang diutarakan oleh Kades Petani, Salah satu Tokoh Masyarakat desa petani yang kebetulan menjabat sebagai Kepala Dusun ikut memberikan stagmen saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp nya (5/10/26) .

” Himbauan kepada seluruh warga Dusun Tungkek Putek di Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis dalam hal ini sesuai dengan Perintah Presiden , Kapolri , Gubernur serta Bupati dan seluruh Instasi pemerintah bahwa Narkoba itu adalah Musuh Negara ,Maka Saya selaku Kepala Dusun menghimbau kepada Warga Desa dan seluruh Generasi Muda khususnya warga KUD desa Petani agar tidak terpengaruh dengan Narkoba,” Ujarnya.

” Saya mohon dengan sangat khususnya bagi para pemuda – pemudi jangan sampai terjerumus , mari lawan dan jauhi Narkoba serta bersama suarakan lawan narkoba, Karna tidak ada Ruang untuk para Pengedar Narkoba ,” Tutupnya.

Dilain tempat ,ternyata viralnya pemberitaan Dugaan bebasnya UJ dalam melakukan transaksi jual beli narkoba di desa petani ternyata juga mendapat sorotan dari Ketua Umum Lembaga Anti Narkotika Nasional (LANN).Ibrahim Saehaia dalam memberikan sedikit stagmen atau tanggapan nya yang diutarakannya melalui saluran via WhatsAppnya.

dalam pesan singkatnya beliau mengatakan bahwa menanggapi terkait berita UJ yang sampai saat ini diduga masih berani melanjutkan usaha jual beli narkoba meskipun diduga sempat disebutkan namanya oleh beberapa pelaku Narkoba yang telah tertangkap namun seolah tak memberikan rasa takut malah diduga terus melanjutkan usaha haramnya dengan mempekerjakan orang lain sebagai anggota nya dilapangan itu sangat tidak masuk akal kalau tidak ada orang kuat atau dekingan di belakangnya ,” Jelasnya.

” Prinsip dasarnya tidak ada org punya cukup nyali utk melakukan tindak pidana narkotika karena sudah sangat cukup dipahami resiko menjalani konsekwensi hukum yg harus dijalani,”Imbuhnya

” Mengapa ada yg berani? Logika sederhananya karena pelaku tersebut ada backingnya. Siapa banckingnya? Mereka adalah jaringan oknum aparat dan birokrat yg berkonspirasi kuat dgn para mafia / kartel narkoba yg selama ini telah menjadi mesin uang bagi para oknum tersebut ,” Terangnya.

Diakhir kalimatnya beliau juga memberikan solusi penanganan bahaya Narkoba tersebut yaitu dengan menghimpun kekuatan , kumpulkan bukti dan saksi (A1) utk bahan pelaporan bersama oleh para “pejuang keadilan” kpd pihak penguasa (eksekutif) dan penegak hukum yg tertinggi di Indonesia yakni Kapolri dan presiden, sehingga jaringan oknum tsb diringkus dan diadili secara terbuka.Tanpa itu, kejahatan tsb tak kan pernah berhenti.

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Keluarga Negara?MAUNG Riau Desak Penjelasan Terkait ART yang Diduga Ibu Mertua Ketua DPRD Dumai!
SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Perkuat Kamtibmas dan Restorative Justice, Kapolresta Pekanbaru Silaturahmi ke LAMR Pekanbaru
Kenalkan Lingkungan Pemasyarakatan Sejak Dini, LPKA Tenggarong Terima Kunjungan Belajar SD IT Cendekia
Bongkar Borok Birokrasi! Kades Bukit Melintang Tunjukkan Arogansi, Tantang Publik dan Hukum Usai Dokumen Ilegal di Tanah Hutan Terkuak
DIDUGA PASOK BAN IMPOR TANPA KEJELASAN SNI KE PT INDAH KIAT PERAWANG, PT UNITAMA MULTIKARYA PERKASA JAKARTA DISOROT! KEMENPERIN DAN BEA CUKAI DIMINTA TURUN TANGAN
Oki D. Mustari, Ketua MAUNG Tasikmalaya: Kritik Itu Bagian dari Demokrasi, Arahkan pada Perbaikan Kebijakan!
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:46 WIB

Bukan Keluarga Negara?MAUNG Riau Desak Penjelasan Terkait ART yang Diduga Ibu Mertua Ketua DPRD Dumai!

Jumat, 6 November 2026 - 12:03 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 10:30 WIB

Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas

Jumat, 6 November 2026 - 03:43 WIB

‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 15:50 WIB

Perkuat Kamtibmas dan Restorative Justice, Kapolresta Pekanbaru Silaturahmi ke LAMR Pekanbaru

Berita Terbaru