SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

- Penulis

Jumat, 6 November 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat Monitoring.Com| BATANG KARIANG,KAB SIJUNJUNG

Dugaan praktik penyalahgunaan minyak subsidi kembali mencuat di batang kariang kabupaten Sijunjung,Sebuah SPBU yang ber nomor 14.275.564 diduga kuat bekerja sama dengan mafia pelansir BBM subsidi untuk meraup keuntungan besar dari hak masyarakat kecil.

Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang beredar, aktivitas mencurigakan kendaraan yang keluar masuk SPBU pada jam tertentu yaitu malam hari menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

sedangkan sektor aparat penegak hukum tidak jauh dari SPBU tersebut,Dugaan praktik pengisian menggunakan kendaraan jenis koldisel hingga permainan distribusi BBM subsidi disebut sudah berlangsung cukup lama dan terkesan dibiarkan.

Masyarakat menilai lemahnya pengawasan membuat para pelaku semakin berani. Bahkan muncul dugaan adanya pembiaran oleh oknum tertentu sehingga mafia minyak subsidi bebas beroperasi tanpa rasa takut.

Padahal, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat kecil, nelayan, petani, dan warga yang benar-benar membutuhkan. Namun ironisnya, di lapangan justru diduga dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan bisnis ilegal.

Jika benar ada kerja sama antara oknum SPBU nomor 14.275.564 dengan mafia pelansir, maka ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap hak rakyat.

Aparat Penegak Hukum (APH) diminta tidak tutup mata dan segera turun melakukan penyelidikan menyeluruh. Mulai dari pemeriksaan CCTV, data penjualan BBM, kendaraan yang diduga melakukan pengisian berulang, hingga dugaan keterlibatan oknum internal SPBU harus dibongkar secara transparan.

Masyarakat juga mempertanyakan mengapa praktik seperti ini seolah sulit disentuh hukum, padahal kejadian serupa sudah berulang kali menjadi sorotan di berbagai daerah riau

“Kalau memang tidak ada permainan, kenapa aktivitas pelansir masih terus bebas terjadi? APH jangan hanya diam melihat hak masyarakat dirampas mafia BBM,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:  Langgar Aturan dan Sediakan LC, Pemda Pekanbaru Diminta Segera Segel New Ten 10 Ball Pool & Resto!

Praktik mafia BBM subsidi bukan hanya merugikan negara, tetapi juga membuat masyarakat kecil kesulitan mendapatkan bahan bakar. Antrean panjang dan kelangkaan BBM diduga menjadi dampak nyata dari ulah para pelansir.

Masyarakat berharap aparat bertindak tegas tanpa pandang bulu. Jika ditemukan adanya keterlibatan oknum SPBU maupun pihak lain, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku agar menjadi efek jera dan tidak terus merugikan rakyat kecil

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Keluarga Negara?MAUNG Riau Desak Penjelasan Terkait ART yang Diduga Ibu Mertua Ketua DPRD Dumai!
Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas
‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
Perkuat Kamtibmas dan Restorative Justice, Kapolresta Pekanbaru Silaturahmi ke LAMR Pekanbaru
Kenalkan Lingkungan Pemasyarakatan Sejak Dini, LPKA Tenggarong Terima Kunjungan Belajar SD IT Cendekia
Bongkar Borok Birokrasi! Kades Bukit Melintang Tunjukkan Arogansi, Tantang Publik dan Hukum Usai Dokumen Ilegal di Tanah Hutan Terkuak
DIDUGA PASOK BAN IMPOR TANPA KEJELASAN SNI KE PT INDAH KIAT PERAWANG, PT UNITAMA MULTIKARYA PERKASA JAKARTA DISOROT! KEMENPERIN DAN BEA CUKAI DIMINTA TURUN TANGAN
Oki D. Mustari, Ketua MAUNG Tasikmalaya: Kritik Itu Bagian dari Demokrasi, Arahkan pada Perbaikan Kebijakan!
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 12:46 WIB

Bukan Keluarga Negara?MAUNG Riau Desak Penjelasan Terkait ART yang Diduga Ibu Mertua Ketua DPRD Dumai!

Jumat, 6 November 2026 - 12:03 WIB

SPBU 14.275.564 di batang kariang masih bebas beraktifitas Bekerjasama dengan mafia pelangsir dan diduga APH memfasilitasi mafia penimbun BBM subsidi,sangat jelas aktifitas tersebut sangat dilarang keras oleh kapolri yang baru,diduga SPBU tersebut kebal hukum sehingga aktivitas aman sampai saat ini.

Jumat, 6 November 2026 - 10:30 WIB

Diduga Masih Edarkan Narkoba Di Wilayah Desa Petani” Kades Rasikun Minta Warga Bantu Informasi Giat UJ cs Agar Segera Ditindak Tegas

Jumat, 6 November 2026 - 03:43 WIB

‎DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 15:50 WIB

Perkuat Kamtibmas dan Restorative Justice, Kapolresta Pekanbaru Silaturahmi ke LAMR Pekanbaru

Berita Terbaru