Jeritan Warga Kebun Lado: Hukum Tumpul ke Atas, Tambang Emas Ujang Ute Merajalela!

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat monitoring.Com| SINGINGI, RIAU

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Kebun Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kian meresahkan warga. Masyarakat setempat menyoroti salah satu pelaku utama berinisial UU alias “Ujang Ute”, yang diduga mengoperasikan puluhan rakit PETI dan alat berat secara bebas tanpa tersentuh hukum.

Keresahan ini memicu desakan kuat dari warga agar aparat penegak hukum bertindak adil. Pasalnya, muncul tudingan di tengah masyarakat mengenai adanya tebang pilih dalam proses penertiban aktivitas ilegal tersebut.

Menurut perwakilan warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, operasi penertiban yang dilakukan oleh pihak Polsek dan Polres Kuansing selama ini dinilai tidak menyentuh aktivitas milik Ujang Ute.

“Kami melihat ada ketimpangan. Saat aparat melakukan penertiban, rakit-rakit kecil milik warga dibakar dan pekerjanya ditangkap. Namun, rakit-rakit dan alat berat milik Ujang Ute tetap aman beroperasi seolah-olah kebal hukum atau dilindungi,” ujarnya.

Dampak dari aktivitas PETI skala besar ini disebut telah merusak ekosistem lingkungan dan merugikan ruang hidup masyarakat sekitar. Atas dasar tersebut, masyarakat meminta intervensi langsung dari pimpinan kepolisian tertinggi hingga Presiden.

“Kami meminta Kapolda Riau, Kapolri, bahkan Bapak Presiden untuk turun tangan. Tolong tutup semua kegiatan ilegal ini secara menyeluruh. Kami, masyarakat kecil, memohon agar hukum jangan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Masyarakat berharap adanya tindakan nyata dan transparan dari Polda Riau untuk segera mengusut tuntas dugaan aktivitas PETI milik Ujang Ute demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di wilayah hukum Kuantan Singingi.

Baca Juga:  Karmila Sari Dorong Lulusan Perguruan Tinggi Kuasai Keterampilan Sesuai Kebutuhan Industri
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KODE SULSEL SIAPKAN ADUAN KE KPK, KPPU, DAN LKPP TERKAIT PENGADAAN RP210 MILIAR DPRD SULSEL
‎Sinergi Pencegahan Dini: Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri Bersama Aliansi Pejuang Tanah Melayu Riau Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa
Paguyuban MBG Riau ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional
Banjir Masih Mengintai Pekanbaru, Tengku Azwendi Usulkan Solusi Jangka Panjang yang Lebih Strategis
Silaturahmi ‘FAHMI’ Bersama Channel88 Advertising, Perkuat Sinergi Advokat – Media dan Dunia Usaha
Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan
Jamin Hak Kesehatan dan Keamanan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Gandeng Kepolisian dan Rumah Sakit Abdul Moeloek untuk Pelayanan Rujukan
Jaga Stabilitas Tanpa Celah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Pengawasan Keamanan dan Deteksi Dini
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:31 WIB

KODE SULSEL SIAPKAN ADUAN KE KPK, KPPU, DAN LKPP TERKAIT PENGADAAN RP210 MILIAR DPRD SULSEL

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:03 WIB

‎Sinergi Pencegahan Dini: Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri Bersama Aliansi Pejuang Tanah Melayu Riau Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:56 WIB

Paguyuban MBG Riau ucapkan Selamat kepada Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Banjir Masih Mengintai Pekanbaru, Tengku Azwendi Usulkan Solusi Jangka Panjang yang Lebih Strategis

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:39 WIB

Lapas Pekanbaru Intensif Lakukan Pengejaran Warga Binaan yang Melarikan Diri, Libatkan Tim Gabungan

Berita Terbaru

Pendidikan

SMKN 1 Pangkalan Kerinci Kirim Wakil Riau ke LKS Nasional 2026

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:14 WIB