RAKYATMONITORING|PEKANBARU — Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Riau memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau melalui audiensi bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru.
Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai persoalan dan kebutuhan dunia perumahsakitan, sekaligus memperkuat sinergi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat di seluruh wilayah Riau.
Rombongan PERSI Wilayah Riau dipimpin Ketua PERSI Riau, Dr. dr. H. Surya Hajar Fitria Dana, Sp.P, Subsp. PKL(K), FCCP, FISR, M.M., M.Biomed., bersama jajaran pengurus.
Dalam audiensi itu, sejumlah agenda penting turut dibahas, di antaranya persiapan pelantikan kepengurusan PERSI Wilayah Riau serta penguatan kesiapan rumah sakit dalam menghadapi potensi peningkatan gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dan memburuknya kualitas udara.
Persiapan Pelantikan Pengurus PERSI Riau
Ketua PERSI Wilayah Riau, Dr. dr. Surya Hajar, menyampaikan rencana pelantikan dan pengukuhan kepengurusan PERSI Wilayah Riau yang akan menjadi salah satu agenda penting organisasi ke depan.
Kegiatan tersebut direncanakan turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benyamin, Sp.P. Kehadiran unsur pemerintah pusat diharapkan dapat memberikan penguatan serta arahan strategis bagi pengembangan tata kelola dan pelayanan rumah sakit di Provinsi Riau.
Dalam kesempatan yang sama, PERSI Wilayah Riau juga menyampaikan permohonan kepada SF Hariyanto untuk berkenan menjadi Pembina PERSI Wilayah Riau.
Permohonan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang semakin erat antara organisasi perumahsakitan dengan Pemerintah Provinsi Riau, sehingga berbagai program peningkatan mutu pelayanan kesehatan dapat berjalan searah dengan kebijakan pembangunan daerah.
Rumah Sakit Siap Hadapi Dampak Kabut Asap
Selain agenda organisasi, persoalan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut menjadi perhatian utama dalam pertemuan tersebut.
PERSI Wilayah Riau memastikan jejaring rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, terus melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya jumlah pasien yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kesiapan tersebut mencakup penyediaan ruang perawatan dan fasilitas medis yang dibutuhkan, termasuk ketersediaan oksigen serta dukungan bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan asap, seperti bayi, anak-anak dan lanjut usia.
Rumah sakit juga diarahkan memastikan ketersediaan obat-obatan, cairan infus, perangkat pendukung pernapasan, serta alat pelindung diri seperti masker medis dan masker N95.
Dari sisi pelayanan, kesiagaan tenaga kesehatan dan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga menjadi bagian penting dalam menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan kunjungan pasien secara signifikan.
PERSI Riau menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Karena itu, rumah sakit di seluruh wilayah Riau didorong untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.
SF Hariyanto Sambut Positif Sinergi PERSI Riau
Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyambut baik audiensi yang dilakukan jajaran PERSI Wilayah Riau.
Ia mengapresiasi langkah PERSI yang turut mengambil peran dalam memperkuat kesiapan pelayanan kesehatan, terutama dalam menghadapi potensi bencana lingkungan yang dapat berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan masyarakat.
Terkait permohonan menjadi Pembina PERSI Wilayah Riau, SF Hariyanto menyatakan kesediaannya dan menyambut baik kepercayaan yang diberikan tersebut.
Menurutnya, sektor kesehatan merupakan salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah sehingga membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, rumah sakit, tenaga kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan.
SF Hariyanto juga mendorong PERSI Wilayah Riau agar terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, khususnya melalui Dinas Kesehatan.
Ia berharap rumah sakit tidak hanya berorientasi pada aspek pengobatan atau kuratif, tetapi juga semakin aktif dalam upaya pencegahan penyakit, edukasi kesehatan serta peningkatan kesadaran masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting agar akses pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau dapat terus diperluas, termasuk bagi masyarakat yang berada di wilayah pelosok.
Audiensi kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi antara PERSI Wilayah Riau dan Pemerintah Provinsi Riau, sekaligus menyukseskan agenda pelantikan kepengurusan baru PERSI Riau.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus memastikan rumah sakit di Riau semakin siap menghadapi berbagai tantangan kesehatan masyarakat.













