Bhabinkamtibmas dan Petani Bersinergi Pantau Perkembangan Jagung di Pekaitan

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMONITORING|ROKAN HILIR – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polri bersama masyarakat. Di Kecamatan Pekaitan, Kabupaten Rokan Hilir, Bhabinkamtibmas bersama kelompok tani turun langsung memantau perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian.

Pemantauan tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13, Aiptu Azmir, bersama Ketua Kelompok Tani Sunardi dan anggota kelompok tani, Jumat (28/8/2026).

Mereka mengecek kondisi tanaman jagung yang ditanam di lahan seluas kurang lebih dua hektare. Lahan tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.

Pengecekan dilakukan dengan melihat pertumbuhan tanaman, kondisi daun, kesehatan batang hingga keadaan lahan secara keseluruhan. Pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal sekaligus mendeteksi lebih awal apabila terdapat gangguan hama atau penyakit.

Kapolsek Bangko menyampaikan, pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Polisi di tingkat desa juga diharapkan dapat hadir dan membantu masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk sektor pertanian.

“Dengan adanya pendampingan dan pemantauan secara rutin, diharapkan para petani dapat lebih terbantu dalam menjaga kondisi tanaman hingga masa panen,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pengecekan, tanaman jagung di lahan tersebut menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik. Tanaman terlihat sehat dan tumbuh relatif merata. Hingga dilakukan pemantauan, belum ditemukan serangan hama maupun penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.

Kondisi lahan juga terlihat terawat. Kelompok tani secara rutin melakukan pemeliharaan, mulai dari membersihkan gulma hingga memastikan area tanam tetap dalam kondisi baik.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah Kepenghuluan Suak Air Hitam SK 13 berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Hari Mangrove Sedunia, Kapolda Riau "Dihadiahi" Dugaan Galian C Ilegal di Bengkalis, Komitmen Jaga Lingkungan Dipertanyakan

Sinergi antara Bhabinkamtibmas dan kelompok tani diharapkan terus dipertahankan, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat dan hasil panen nantinya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polri dan masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga ketersediaan pangan serta memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM KCBI: Diduga Open Dumping Ilegal 20 Tahun, Pengelolaan TPA Hariara Pintu Samosir Terancam Pidana 10 Tahun
Sejumlah Mobil Langsir Modifikasi Tanpa Nomor Polisi Diduga Berulang Mengisi BBM Bersubsidi di Ukui
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Bengkalis dan Meranti
Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu
364 HEKTARE UNTUK RAKYAT, BUKAN KORPORASI! IPMKB-P: USIR PALMA AGUNG BERTUAH DARI BUMI LANCANG KUNING
Viralnya Tambang Emas Ilegal Di Lebak : Ketua LSM Laskar NKRI DPW Banten Mendesak APH Tangkap Bos Besarnya Demi Tegaknya Regulasi Bukan Gurandil Yang Mencari Sesuap Nasi
Latma Manyar Indopura 2026, TNI AU dan RSAF Saling Berbagi Pengalaman Operasional Helikopter
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:23 WIB

LSM KCBI: Diduga Open Dumping Ilegal 20 Tahun, Pengelolaan TPA Hariara Pintu Samosir Terancam Pidana 10 Tahun

Minggu, 13 September 2026 - 15:19 WIB

Sejumlah Mobil Langsir Modifikasi Tanpa Nomor Polisi Diduga Berulang Mengisi BBM Bersubsidi di Ukui

Minggu, 13 September 2026 - 13:04 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Cegah Karhutla Meluas di Bengkalis dan Meranti

Minggu, 13 September 2026 - 06:30 WIB

Nihil Hotspot High Confidence, Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin Pastikan Karhutla Riau Terkendali

Sabtu, 12 September 2026 - 11:23 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 75 Hektare di Inhu

Berita Terbaru