Diduga Kembali Langgar SOP, Aktivitas Pengisian BBM di SPBU Jalan Pesantren Kembali Jadi Sorotan

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Rakyat monitoring.Com| PEKANBARU

SPBU 13.282.621 yang berlokasi di Jalan Pesantren, Kota Pekanbaru, kembali menjadi perhatian publik setelah beredarnya rekaman video di media sosial yang diduga memperlihatkan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan operasional.

Peristiwa ini mencuat setelah sebelumnya, pada 10 Mei 2026, media memberitakan dugaan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) serta dugaan penyalahgunaan distribusi BBM di SPBU yang sama.

Pemberitaan saat itu mengacu pada informasi dari masyarakat dan rekaman video yang diduga memperlihatkan pengambilan BBM dari mobil tangki ke wadah terbuka.

Atas temuan tersebut, masyarakat meminta aparat berwenang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kini, perhatian masyarakat kembali tertuju pada SPBU tersebut setelah akun TikTok LidikRiau.com dan Detakfakta.com mengunggah video pada 4 Juli 2026 yang memperlihatkan antrean kendaraan cukup panjang di lokasi.

Dalam video yang beredar, muncul dugaan adanya pengisian BBM pada sebuah kendaraan jenis Colt Diesel dengan volume yang disebut melebihi kapasitas normal tangkinya.

Salah seorang warga yang mengaku berada di lokasi kejadian dan meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan dirinya melihat adanya dugaan kejanggalan saat proses pengisian BBM.

“Setahu saya, kapasitas tangki Colt Diesel sekitar 80 liter. Namun saya mendengar pengisiannya mencapai 95 liter. Kalau benar demikian, tentu perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan keterangan narasumber dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Informasi mengenai kapasitas tangki kendaraan maupun volume BBM yang diisi masih memerlukan verifikasi serta pemeriksaan teknis oleh instansi yang berwenang.

Selain itu, narasumber yang sama juga menyampaikan dugaan bahwa aktivitas pengisian BBM tersebut melibatkan kendaraan yang diduga digunakan untuk melangsir BBM.

Narasumber turut menduga adanya keterlibatan seorang manajer SPBU berinisial AG.

Baca Juga:  Proses Audit Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa Tasik Serai Timur Menguat, Tim Audit Tipikor Inspektorat Bengkalis Turun ke Lapangan

“Dulu diduga menggunakan mobil L300 untuk melangsir, sekarang diduga menggunakan mobil Colt Diesel,” ujar narasumber.

Redaksi belum memperoleh bukti yang dapat menguatkan dugaan tersebut. Oleh karena itu, informasi tersebut masih sebatas keterangan narasumber dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta.

Munculnya kembali dugaan pelanggaran di SPBU tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi maupun non-subsidi.

Sejumlah warga berharap aparat penegak hukum, instansi terkait, serta PT Pertamina Patra Niaga segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan yang beredar, termasuk melakukan audit terhadap sistem distribusi dan aktivitas operasional SPBU tersebut.

Masyarakat juga berharap apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran terhadap SOP operasional maupun ketentuan distribusi BBM, maka penindakan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku agar memberikan efek jera serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan SPBU.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU 13.252.621 maupun PT Pertamina Patra Niaga belum memberikan keterangan resmi terkait video yang beredar di media sosial maupun dugaan yang disampaikan masyarakat.

Redaksi telah berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi.

Apabila klarifikasi atau hak jawab disampaikan, redaksi akan memuatnya secara proporsional sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga RT 01 dan RT 04 Desa Air Kulim Gelar Aksi Damai, Tuntut Penutupan Gudang Penampungan CPO Diduga Ilegal di KM 12 Duri 
Bongkar Skandal Dugaan BAST Fiktif, SIMAK Rohul Geruduk Kejati Riau Tuntut Audit Forensik Sistem SIPD Dinas Perkim
Satu Unit Ponton Sitaan di Laut Limbung Dilaporkan Berpindah, Publik Pertanyakan Status dan Prosedurnya
Proses Audit Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa Tasik Serai Timur Menguat, Tim Audit Tipikor Inspektorat Bengkalis Turun ke Lapangan
Dugaan Foto Rekayasa Berujung Laporan Polisi di Rokan Hilir
Resmi Kirim Surat Pengaduan, Gerakan Aktivis Seriau Desak Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan Sikat Mafia Solar Subsidi di SPBU Jalan Durian
Dinilai Penuhi Mens Rea, Pimred Detak fakta.com Resmi Laporkan Zakiah Nora Pemain Proyek RLH dan Seragam SD Pemkab Rohil ke Dirreskrimsus Polda Riau
Satreskrim Polres Rohil Ungkap Perambahan Hutan Mangrove 3 Hektare, Satu Pelaku Diamankan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:00 WIB

Diduga Kembali Langgar SOP, Aktivitas Pengisian BBM di SPBU Jalan Pesantren Kembali Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:14 WIB

Warga RT 01 dan RT 04 Desa Air Kulim Gelar Aksi Damai, Tuntut Penutupan Gudang Penampungan CPO Diduga Ilegal di KM 12 Duri 

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:42 WIB

Bongkar Skandal Dugaan BAST Fiktif, SIMAK Rohul Geruduk Kejati Riau Tuntut Audit Forensik Sistem SIPD Dinas Perkim

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:12 WIB

Satu Unit Ponton Sitaan di Laut Limbung Dilaporkan Berpindah, Publik Pertanyakan Status dan Prosedurnya

Sabtu, 20 Juni 2026 - 04:50 WIB

Proses Audit Dugaan Penyimpangan Pengelolaan Dana Desa Tasik Serai Timur Menguat, Tim Audit Tipikor Inspektorat Bengkalis Turun ke Lapangan

Berita Terbaru