Investigasi SPBU Kampar Mentok: Polisi Diduga Enggan Bergerak Karena Perlindungan Oknum TNI

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rakyat monitoring.Com| KAMPAR

Upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyimpangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 14.284.684 di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Kampar membentur tembok tebal. Pihak kepolisian setempat diduga enggan menindaklanjuti laporan hasil investigasi media menyusul adanya keterlibatan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) aktif yang membekingi operasional tempat tersebut.

Dugaan ini mencuat setelah perwakilan tim investigasi melakukan konfirmasi langsung kepada salah satu personel di Polres Kampar. Menurut keterangan dari sumber internal kepolisian tersebut, SPBU dengan nomor pemoros 14.284.684 itu dikelola atau berada di bawah perlindungan oknum TNI aktif. Kondisi ini disinyalir membuat pihak Polres Kampar tidak sanggup atau enggan mengambil tindakan tegas atas informasi dan temuan yang disampaikan oleh awak media.

Tidak hanya menghadapi jalan buntu di ranah hukum, upaya jurnalistik untuk mengungkap fakta di lapangan juga diwarnai aksi premanisme. Pihak pengelola SPBU diduga kuat melakukan tindakan pengancaman dan intimidasi terhadap wartawan yang melakukan investigasi di lokasi tersebut. Tindakan ini dinilai sebagai upaya pembungkaman terhadap pers dan pelanggaran nyata terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Hingga berita ini diturunkan, tim media masih terus berusaha meminta klarifikasi resmi dari Kapolres Kampar terkait ketidakberdayaan institusinya dalam menindak dugaan pelanggaran di SPBU tersebut. Tim juga tengah berupaya menghubungi pihak Denpom (Detasemen Polisi Militer) terkait untuk mengonfirmasi keterlibatan oknum TNI aktif sebagaimana yang dituduhkan oleh oknum Polres Kampar.

Kasus ini memicu desakan publik agar Kapolda Riau dan Pangdam setempat segera turun tangan guna mengusut tuntas adanya dugaan kongkalikong, pembekingan bisnis ilegal, serta tindakan pengancaman terhadap kerja-kerja jurnalistik di wilayah Kampar.

Baca Juga:  Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Hadiri Riau Bhayangkara Run 2026, Ribuan Pelari Semarakkan Kampanye Green Policing
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hoaks Berita Tangkap Lepas” Excavator — Sumber Hilang, Laporan Pidana Penyebar Konten Serupa Disiapkan ke Polda Riau
PPATK Diminta Bongkar Jejak Uang Tegar dan Lingkaran Keluarga, Dugaan Pencucian Uang Harus Dibuka Terang
Perkuat Sinergi Antarinstansi, Kepala LPKA Tenggarong Dampingi Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan dan Kepala UPT Samarinda–Tenggarong Audiensi ke Kejati Kaltim
Uang Raib Ratusan Juta Lahan yang Hendak Di beli Di Duga Fiktif Prajurit TNI Lapor ke Polres Rohul
Ratusan Demonstran Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pertamina Makassar
Anggaran Publikasi Diskominfo Rohil Disorot, Ilham Rokan Siap Laporkan Dugaan Kejanggalan ke Kejari
Jadi Keynote Speaker Workshop UIR, Karmila Sari Bicara Masa Depan Riset di Era AI
POLISI DIDUGA TUTUP MATA, MASSA AKSI DISERANG DI CAPITAL BUILDING!
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:29 WIB

Hoaks Berita Tangkap Lepas” Excavator — Sumber Hilang, Laporan Pidana Penyebar Konten Serupa Disiapkan ke Polda Riau

Selasa, 15 September 2026 - 11:55 WIB

PPATK Diminta Bongkar Jejak Uang Tegar dan Lingkaran Keluarga, Dugaan Pencucian Uang Harus Dibuka Terang

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

Perkuat Sinergi Antarinstansi, Kepala LPKA Tenggarong Dampingi Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan dan Kepala UPT Samarinda–Tenggarong Audiensi ke Kejati Kaltim

Selasa, 15 September 2026 - 04:22 WIB

Uang Raib Ratusan Juta Lahan yang Hendak Di beli Di Duga Fiktif Prajurit TNI Lapor ke Polres Rohul

Senin, 14 September 2026 - 16:16 WIB

Ratusan Demonstran Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pertamina Makassar

Berita Terbaru