Termasuk wilayah 3T, GPM Rohil soroti kasus malaria di kecamatan sinaboi – kabupaten Rokan HILIR dengan kasus 963 kasus

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATMONITORING|ROKAN HILIR – Tingginya angka kasus malaria di Kabupaten Rokan Hilir mendapat sorotan serius dari Gerakan Pemuda Masyarakat (GPM) Rokan Hilir. Ketua GPM Rohil, Fani Faratama, menilai kondisi tersebut tidak boleh lagi dianggap sebagai persoalan biasa, terutama di Kecamatan Sinaboi yang tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus tertinggi.

Berdasarkan data yang dihimpun GPM Rohil, Kecamatan Sinaboi secara konsisten mencatat lebih dari 100 kasus malaria setiap bulan sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Secara akumulatif, jumlah kasus malaria di wilayah tersebut telah mencapai 963 kasus dalam tujuh bulan terakhir.

“Angka ini bukan lagi sekadar statistik, melainkan alarm darurat yang harus segera ditindaklanjuti. Jika tidak ada langkah yang lebih serius dan terukur, maka masyarakat Sinaboi akan terus menjadi korban,” tegas Fani.

Menurutnya, kondisi geografis Sinaboi yang didominasi kawasan rawa dan pesisir menjadi faktor yang mempercepat berkembangnya nyamuk pembawa malaria. Karena itu, penanganan malaria di wilayah tersebut tidak cukup hanya dilakukan secara sporadis, melainkan membutuhkan langkah yang berkelanjutan dan terintegrasi.

GPM Rohil mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera memperkuat upaya pencegahan, pengendalian, serta edukasi kepada masyarakat. Selain itu, ketersediaan layanan kesehatan, obat-obatan, dan program pemberantasan sarang nyamuk harus menjadi prioritas utama.

“Sinaboi merupakan salah satu kawasan yang memiliki berbagai keterbatasan akses. Jangan sampai pemerintah baru bergerak ketika jumlah penderita terus bertambah dan kondisi semakin memburuk. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, bukan sekadar respons setelah persoalan menjadi sorotan publik,” ujar Fani.

GPM Rohil menegaskan bahwa penanganan malaria harus dilakukan secara cepat, serius, dan berkelanjutan agar Kabupaten Rokan Hilir tidak terus dibayangi ancaman penyakit yang seharusnya dapat dicegah dan dikendalikan.

Baca Juga:  Polsek Bangko Bersama Kelompok Tani Lakukan Penanaman Bibit Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Follow WhatsApp Channel rakyatmonitoring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Desak Kejelasan Hasil Audit Dugaan Tipikor di Kantor Desa Tasik Serai Timur
Pastikan Kelayakan Standar Hunian dan Kebersihan Lingkungan, Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Lampung Tinjau Blok Percontohan
KDMP Rohil Surati Dispora, Soroti Dugaan Pungutan Penggunaan GOR Batu Enam Bagansiapiapi
Tingkatkan Transparansi, Lapas dan Insan Pers Teluk Kuantan Solidkan Kemitraan
SINABOI DARURAT MALARIA | GPM Rohil Desak Dinkes Bergerak Nyata, Jangan Menunggu Korban Terus Bertambah
Bunker Siluman SPBU Dundangan Menggurita, Publik Pertanyakan Nyali Kasat Reskrim dan Kapolsek Eksekusi Laporan Pers
Jaga Kebugaran Fisik dan Produktivitas Kerja, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Pimpin Pembinaan Jasmani Pegawai
‎DPRD Rokan Hilir Didesak Segera Bentuk Pansus Konflik Agraria Eks-HGU PT Salim Ivomas Pratama, Masyarakat Balai Jaya Tuntut Kepastian Hukum ‎
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Termasuk wilayah 3T, GPM Rohil soroti kasus malaria di kecamatan sinaboi – kabupaten Rokan HILIR dengan kasus 963 kasus

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 05:16 WIB

Masyarakat Desak Kejelasan Hasil Audit Dugaan Tipikor di Kantor Desa Tasik Serai Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:41 WIB

Pastikan Kelayakan Standar Hunian dan Kebersihan Lingkungan, Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Lampung Tinjau Blok Percontohan

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:43 WIB

KDMP Rohil Surati Dispora, Soroti Dugaan Pungutan Penggunaan GOR Batu Enam Bagansiapiapi

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:00 WIB

SINABOI DARURAT MALARIA | GPM Rohil Desak Dinkes Bergerak Nyata, Jangan Menunggu Korban Terus Bertambah

Berita Terbaru